BAGAIMANA NASIB PEREKONOMIAN 
OJEK ONLINE MASA PANDEMI?



        Tak hanya karyawan dan ASN,Ojek online pun terdampak pandemi covid-19. Diawal masa pandemi ojek online tidak bisa beroperasi karena diberlakukannya PSBB dan WFH(work from home). Seperti yang kita tahu bahwa tugas ojek online mengantar dan menjemput penumpang sementara pada saat pandemi seperti ini social distancing sangat diperlukan yang tak memungkinkan ojek online menarik penumpang karena jarak penumpang dan pengemudi sangat dekat. 


        Hal tersebut yang mempengaruhi perekonomian ojek online semakin menurun. Mereka harus banting stir mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perlahan ojek online sudah bisa beroperasi tetapi dibagian mengantar makanan bukan membawa penumpang. Hal itu sedikit membuat kelegaan dihati para pengemudi ojek online karena pengemudi yang biasanya membawa penumpang berpindah haluan menjadi pembawa makanan. Dengan berjalannya waktu pemerintah menetapkan new normal sehingga beberapa wilayah tertentu ojek online sudah  dapat beroperasi baik membawa penumpang atau mengantar makanan. Untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pengemudi,pihak ojek online menyediakan hand sanitizer dan pelindung tubuh antara penumpang dan pengemudi. Khusus pengemudi ojek online mobil maka penumpang dibatasi 50%. Dan yang terakhir pada bagian ojek online khusus mengantar makanan biasanya diberi keterangan suhu pengemudi ketika membawa makanan tersebut kepada konsumen. Dengan begitu perekonomian ojek online sedikit demi sedikit mengalami peningkatan. Bahkan kabar gembiranya hingga saat ini pengemudi ojek online dapat membawa penumpang kembali dan mengantar makanan.

Komentar